Pengeringan Bunga Telang Martani

Setelah berhasil mengajak si Mbah menanam bunga telang pada awal Mei 2017, sebulan kemudian kami menawarkan untuk juga mengeringkan bunga telang, agar siap jual. Secara bertahap pendampingan dilakukan. Pada bulan Agustus, pasokan bunga telang kering hasil pengeringan si Mbah sudah ajeg produksinya.

jemur telang
Jan 2018. Memisahkan setiap bunga telang agar kering sempurna.

Pengeringan bunga telang mengandalkan sinar matahari. Menggunakan energi yg ada dan berlimpah. Teknologi sederhana, murah tanpa tambahan biaya selain tenaga kerja manusia.

Ketekunan untuk memisahkan setiap petal bunga telang agar mendapatkan bunga telang yg kering sempurna. Bunga telang mengandung kandungan air yg tinggi. Pengeringan dilakukan agar kadar air bunga telang berkurang sehingga bunga telang tidak cepat busuk – bisa didistribusikan ke konsumen di berbagai daerah.

Jika pengeringan tidak sempurna, terjadi pada musim hujan Oktober – November, bisa dilihat timbul lapisan putih seperti jamur. Warna seduhan bunga telang berlapis putih ini, tetap biru. Hanya tampilannya saja yg dirasa kurang.

Pada saat musim hujan, kami menyarankan agar pemetikan bunga telang dilakukan siang hari, saat sisa air hujan malam hari mulai mengering. Hal lain yg kami sarankan adalah mengurangi jumlah panenan bunga telang. Petik seperlunya. Anggap itu sebagai batas kemampuan (carrying capacity).

 

Pembagian Waktu dan Kerja

Panen bunga telang dilakukan oleh dua orang, pada awalnya. Memasuki bulan ke 4 ketika 130 rumpun bunga telang sudah berbunga sempurna, si Mbah mengajak anak, mantu dan cucunya untuk membantu. Pada hari Minggu, pemetik bunga telang bisa 5-7 orang. Pada hari biasa, 4 orang.

jemur telang 2

Kegiatan mengeringkan bunga telang dilakukan pada siang hari setelah panen bunga telang dan aktivitas ke sawah di pagi hari. Bunga segar ditaburkan di atas tampah, dijemur di bawah sinar matahari. Setelah layu, sekitar satu hari penjemuran langsung, bunga telang dipisahkan manual dengan tangan. Agar bunga telang tidak menumpuk.

bunga telang martani
Tampah pengeringan bunga telang hari ke-3.

Pada hari kedua pengeringan, setelah bunga telang dipisahkan satu-persatu, tampah bunga telang di taruh di lemari pengering. Sebuah lemari yg terbuat dari plastik hitam. Pada hari ketiga, pengeringan cukup dilakukan dengan diangin-angin. Siap untuk dikemas.

Nasi Biru Bunga Telang

Sebagai pengganti waktu, kami mengusulkan agar mulai masuk tahapan berikutnya. Yaitu mengolah bunga telang menjadi makanan siap santap. Nasi kucing biru bunga telang menjadi opsi. Perlahan si Mbah Putri mulai memasak untuk dititip ke penjual snack di pasar.

Setelah beberapa saat, pesanan nasi kucing biru mulai berdatangan. Mulai dari tetangga dan Bu Dukuh, memesan nasi kucing untuk acara nonton wayang bareng di Balai Desa.

Getuk biru bunga telang dan karak biru adalah hal berikutnya yg si Mbah Putri mampu produksi.

13 Bunga Matahari di Prambanan Efek Pupuk Cair Kombucha

Idenya membuat kebun permakultur, dimana ada sayuran yg bisa dipanen harian, mingguan dan bulanan. Mau ngikutin teori yg ada, wah riweuh, malah bingung mulai darimana. Jadi mulai dari yg bisa dikerjakan saja, sambil perlahan diperbaiki. Memang begitu khan konsepnya slow food, kalau mau cepat ya jadinya seperti revolusi hijau. Dimana semua orang diarahkan makan nasi sehingga produksi nasional digenjot harus mencapai angka yg ditargetkan, angka impor beras tinggi untuk memenuhi kebutuhan, efeknya banyak orang kehilangan apresiasi terhadap sesuatu yg lokal selain timbulnya berbagai jenis penyakit.

Bunga Utama mekar penuh 25 Juli 17Tetap prinsip utamanya adalah pertanian dengan rendah inputan. Kalaupun ditambahkan pupuk, petani tidak harus membeli, apalagi menantikan pupuk subsidi. Tetapi petani mampu membuat sendiri pupuknya, tidak tergantung kepada pemerintah. Karena memang sasarannya adalah kemandirian petani. Bukan semata-mata organik, seperti yg banyak terjadi sekarang. Pertanian organik tetapi pupuknya beli atau menunggu subsidi pupuk organik pemerintah. Secara sosial, sistim seperti membeli pupuk organik ini, tidak ‘organik’.

Bunga anak muncul di bawah bunga utama.

Kami menguji-cobakan pupuk cair yg kami buat sendiri. Kombinasi dengan penaburan serbuk kulit telur sampah dapurTerbukti menghasilkan tanaman bunga matahari yg bisa berbunga jumlah banyak.

Satu pohon banyak bunga.

Pupuk cair fermentasi kombucha bisa dibuat mudah di setiap rumah tangga. Siapkan toples plastik yg tutupnya sudah dilobangi, dipasang selang kecil akuarium. Masukkan air kelapa, air cucian beras, sebotol kombucha dan scooby-nya. Tambahkan gula putih atau gula jawa untuk makanan si scoobynya. Kulit nanas, mangga, pisang, potongan bayam dll dari dapur bisa dimasukkan ke toples fermentasi ini. Biarkan 3-5 hari, sebelum siap digunakan.

Pemupukan dilakukan rutin seminggu sekali. Setelah tanaman telang berbunga, sekitar 2 bulan setelah penanaman, jadwal pemupukan bisa dilakukan per 2 minggu.

Pupuk cair fermentasi kombucha adalah konsentrat, butuh tambahan air sebelum disiramkan ke media tanah sekitar tanaman tumbuh. Perbandingan 1 liter pupuk, campurkan dengan 2 ember air.

Bersemangat menyambut pagi.

Belajarlah dari petani. Cobalah menanam sendiri sayuran dan buah yg bisa ditanam di halaman. Ubah sampah dapur anda menjadi kompos dan pupuk cair. Tebarkan kebaikan dan keindahan bunga Nusantara.

Martani Gardening Small Project

Keinginan untuk mengolah lahan sendiri, terfasilitasi juga saat Si Mbah mempersilakan satu petak lahannya dipakai untuk percobaan. Silakan katanya. ‘Saru’ tambahnya saat kami membicarakan soal biaya sewa. Nah ini yg all out, bahkan dari segi status kepemilikan lahan sudah berbagi dan saling percaya. Pemilik lahan percaya bahwa lahannya akan menghasilkan sesuatu, begitu juga kami yg sudah siap dengan berbagai rancangan berkebun ramah lingkungan yg sempat terputus pada proyek kebun sebelumnya. Dan semuanya indah pada waktunya …

Cerita Awal

Harga kacang panjang dua ribu rupiah per kg. Mbah putri yg biasa nganterin kacang ke Pasar Tulung menawarkan suatu pagi. Bu mau beli kacangnya? Ya, kami pun bersemangat membeli produk petani lokal. Si Mbah adalah salah-satu tetangga kami di Dusun Tulung, Kalasan, tempat Warung Martani Tulung Kalasan beroperasi.

Jatuh diserempet mobil curcolnya pagi itu sambil menunjukkan bagian sikut dan dengkul yg memar kehitaman. Mobilnya apransa putihnya mabur. Padahal saya sudah berteriak. Seorang tetangga lain, membantunya mengantar ke rumah. Tidak ada yg terluka parah, hanya kaget. Ah belum lagi harga pertanian yg 2 ribu perak per kg, ditambah lagi pertanyaan jaminan asuransi kesehatan untuk petani. Adakah perhatian pemerintah dan kita semua lebih baik untuk kelompok petani penyedia makanan harian kita?

Kami sempatkan main ke kebun kacang panjangnya si mbah. Ingin melihat bagaimana proses penanaman yg selama ini mereka lakukan. Kebetulan kami membutuhkan aneka sayuran lokal sehat. Tentu saja kalau kami semua yg tanam, bukan strategi yg cantik. Tidak cukup energi. Sekaligus tidak terlibat interaksi dengan sang produser para petani ini.

Si Mbah sedang membongkar tanaman kacang panjang yg sudah tidak produktif lagi berbuah. Untuk pakan sapi katanya. Saya hanya punya satu sapi yg dipelihara di kandang kelompok yg dikelola bersama peternak lain di Dusun Tulung.

Masa peremajaan kacang panjang dilakukan setelah 4-5 bulan. Sebelum membongkar tanaman kacang panjang, si Mbah sudah terlebih dahulu menanam bibit tanaman cabe. Saat tanaman kacang panjang dibongkar, tanaman cabe sudah berdiri sekitar 10 cm, ditanam minggu lalu katanya.

Perbincangan mendalam pun kami lanjutkan setelah melihat langsung kebun kacang panjangnya.

Martani Gardening Small Project

Sebut saja begitu, kegiatan yg kami sepakati adalah menyediakan pupuk cair fermentasi untuk tanaman di petak sebelah barat. Hal lain yaitu menanami aneka tanaman yg potensial memberikan nilai guna lebih di petak ini. Silakan ibu boleh tanam apa saja di sana. Ah girangnya menemukan petani yg sesungguhnya yg dengan kerelaan hati membolehkan kami ikut serta belajar bertani.

Telang pertama 8 Mei 2017.

Si Mbah memiliki 5 petak tanaman kebun sayuran. Satu petak paling barat, pas di pinggir jalan dibiarkan ditumbuhi rumput. Kemudian berjajar 3 petak yg ditanami kacang panjang dan cabe. Dan satu petak di sebelah timur yg juga tidak terlalu dipelihara.

Hal pertama yg kami lakukan adalah menanam bibit bunga telang yg kebetulan tersedia di halaman Limasan Martani. Menanam bunga telang pertama di lahan kebun si Mbah pada tanggal 8 Mei 2017. Catat, itu tanggal bersejarah buat projek kerjasama asik ini.

Ini pengalaman pertama kami menanam bunga telang di lahan terbuka. Mas War menanam di bawah tegakan jati dimana ekspose matahari tidak penuh. Beberapa tanaman kami juga umumnya tumbuh di pot, merambat ke pagar tanaman, di halaman rumah. Bukan di kebun terbuka seperti ini.

Selain asupan cahaya, yg kami pertimbangkan adalah asupan air setiap harinya. Kebun ini memiliki aliran irigasi cukup baik. Ada selokan irigasi baik di ujung barat maupun ujung timur. Karena bunga telang bukan tanaman utama, melainkan tanaman sampingan cabe dan kacang panjang, yg sudah punya jadwal rutin diairi, maka kami tidak khawatir.

9 Mei 2017 POC #1

Karena tanaman telang adalah hal baru buat si mbah, maka kami juga harus memberi perhatian ekstra. Memastikan agar tanaman ini terpelihara baik.

Tapi keraguan itu gugur setelah dalam hitungan tiga minggu, beberapa tanaman bunga telang sudah bisa dipanen (29/Mei/2017).

Pada tanggal 9 Mei 2017 kami mulai menggunakan pupuk cair yg kami buat sendiri untuk memupuk tanaman cabe, kacang panjang dan bunga telang yg tumbuh di petak 1. Tidak perlu menggunakan NPK seperti biasanya ya Mbah. Beliau juga sepakat tidak menggunakan semprotan pestisida.

Tanggal 11 Mei 2017, tanaman di petak barat diberi pupuk tepung kulit telur. Kalium tinggi yg terkandung di kulit telur.

Kami menerima sumbangan kulit telur dari beberapa kawan pemilik rumah makan di Jogja. Mereka menyumbangkan sampah kulit telurnya untuk kemudian kami jadikan pupuk.

Tanggal 15 Mei 2017, pemberian POC (pupuk organik cair) yg ke-2. Kami meminjamkan tangki penyiraman berupa ransel punggung. Wah ini mudah bekerja, tidak sakit punggung kata si Mbah. Alat modifikasi sederhana  yg kami dapatkan di toko pertanian setempat.

Tanggal 17 Mei 2017, pemberian POC yg ke-3 di petak barat dan dua petak lainnya. Si Mbah menaburkan pupuk NPK di dua petak miliknya. Tetapi kemudian meminta ijin meminta POC untuk disemprotkan di 2 petak miliknya.

Daun lebih berwarna hijau. Ukuran daun lebih lebar. Pertumbuhan tanaman cabe yg diberi POC dan tepung kulit telur jelas lebih baik. Hasil pengamatan itu dilakukan dengan sukarela.

Ini adalah sebuah kemenangan buat kami yg patut kami syukuri. Berbeda dengan pendekatan proyek dimana masyarakat hanya melakukan sesuai jadwal proyek, tapi untuk kasus ini, si petani meminta agar tanaman di petak lainnya disemprot juga dengan pupuk cair buatan.

Tepung Kulit Telur untuk Pupuk Bunga Telang
Perkecambahan Kacang Panjang (15/Mei/2017)

Sekitar ccc hari kemudia, kami sudah bisa melihat biji kacang panjang yg timbul. Benih kacang panjang berwarna merah, beli dari toko pertanian terdekat. Sudah tidak ada benih kacang lokal, susah dapatnya, katanya.

Jenis pupuk yg biasa dipakai petani. Setengah kuintal dibutuhkan untuk mupuk dari depan sampai belakang sana, sambil menunjuk ke lahan sebelah milik tetangganya si Mbah. Kalau harga NPK 15 ribu per kg, sudah bisa dihitung berapa rupiah yg harus dikeluarkan untuk pemupukan.

Itu lihat hasilnya begitu saja, sambil menunjuk ke kebun cabe di sebelah. Bandingkan dengan cabe saya yg menggunakan pupuk cair yg ibu buat, katanya ada nada bangga terdengar.

Setelah dua minggu ikut belajar berkebun, menanami petakan bagian barat, ternyata tanaman cabe yg tumbuh di bagian timur sudah belajar berbuah. Saat ini masih 1-2 ons, untuk kebutuhan sendiri saja. Nanti kalau produksi sudah setengah kilogram, baru kita jual.

Menjelang Lebaran Menantikan Panen Cabe (24/Mei/2017)

Bunga Telang Andalan

Harga bunga telang kering cukup menggiurkan, mudah perawatan, cepat tumbuh dan mendapatkan hasil, setiap hari bunga telang dipanen. Sedikit ketekunan untuk mengeringkan bunganya.

Biji Bunga Telang Berkecambah setelah Tiga Hari Semai (14/Mei/2017)

Tidak sampai satu bulan menggarap petakan bagian barat, hampir setiap hari intensif berkebun, si Mbah bisa melihat hasilnya. Dia minta agar larikan bunga telangnya ditambah. Di sini bisa juga Bu ditanami bunga telang, diantara jagung dan cabe. Karena jagung khan hanya tiga bulan untuk panen. Untunglah kami sudah menyiapkan bibit telang sebelum permintaan itu muncul.

Bibit yg Bagus Mempercepat Masa Panen

Bunga-bunga telang mulai bermunculan pada minggu kedua setelah penanaman. Ada dua jenis bibit yg kami tanam, pertama bibit yg ditumbuhkan dari biji, dan bibit yg memang sudah siap tanam usia 3 bulan. Kombinasi antara kedua jenis penanaman bibit ini menambah semangat berkebun, karena tidak perlu menunggu terlalu lama si bunga mekar.

Satu Bulan setelah Penanaman Bunga Telang.

Penyakit Tanaman Cabe, Kacang Panjang dan Pisang

Cabe: keriting daun, busuk batang dan busuk buah. Yang sudah kami lakukan: membuat pestisida alami dari fermentasi tembakau. Menyemprotkan fermentasi tembakau pada sore hari untuk mengusir kutu putih. Menaruh jebakan serangga menggunakan air susu dan potongan daun sawi putih.

Ada juga tanaman cabe yg berdaun albino. Belum tahu bagaimana penanganannya.

Penyakit cabe lainnya adalah busuk batang yg diikuti gugurnya pohon cabe. Panen cepat begitu saran seorang kawan agronomis.

Berharap ada kawan petani lain yg bisa sharing soal penanganan penyakit tanaman. Selain berharap harga cabe tidak jelek menjelang hari raya seperti ini.

Semprot Fermentasi Tembakau

Penyakit kacang panjang adalah kutu hitam. Menyerang daun muda. Jika dibiarkan, tunas daun akan habis, tidak ada bunga keluar. Disemprot air, mencoba mengusir sang kutu. Ada cara lain?

Kutu Hitam Kacang Panjang

Penyakit pisang busuk batang. Beberapa batang pisang yg sudah berbuah, tetiba mengering. Buah tidak sempat terpanen. Kenapa ya? Apakah penyakit pisang ini menular? Karena ada beberapa pohon yg mengalami busuk batang seperti ini.

Busuk Batang Pisang yg sedang Berbuah.

Sampah plastik adalah hal lain yg menganggu di lahan kebun. Diantara gulma rerumputan, bisa ditemukan kemasan plastik bekas makanan. Sebut saja jajanan pabrikan yg iklannya kerap muncul di layar kaya, dengan mudah si plastik nyelip diantara tanah dan rerumputan. Sampah plastik masuk terbawa arus air saat saluran irigasi dibuka.

Sungguh jika saja pemilahan sampah dilakutan ketat, jangan biarkan ada sampah masuk ke sungai dan aliran irigasi, itu sudah sangat membantu kami petani. Kepada siapa himbauan surat terbuka ini ditujukan? Jika tidak sanggup mengelola sampah plastiknya, sebaiknya tidak perlu mengkonsumsi makanan itu. Arghhhhhhh……. dilema.

Sampah Plastik Siapa Ini?

Kebun Sebagai Tempat Pendidikan Anak

Kami mengajak anak bekerja bermain di kebun. Tidak lama hanya 1-2 jam di pagi hari, sambil berolahraga menikmati matahari pagi. Mengajak mereka melihat bagaimana makanan yg terhidang di meja ditanam.

Matun adalah aktifitas utama petani. Banyak petani menyemprotkan fungisida untuk mematikan rumput. Harga sayuran yg tidak disemprot fungisida menjadi lebih tinggi karena membutuhkan tenaga manusia lebih banyak untuk pemeliharaannya. Biasanya dua jam dihabiskan sepasang suami-istri ini untuk matun kebun sayurannya.

Matun Membersihkan Gulma

Jenis Tambahan Lain

Krokot adalah tanaman yg dianggap gulma oleh banyak petani. Padahal krokot memiliki kandungan omega 3 yg lebih tinggi dibanding minyak ikan.

Krokot Omega 3 Tinggi

Jahe merah menjadi populer di Desa Tamanmartani setelah diadakan lomba TOGA, Tanaman Obat Keluarga.

Jahe Merah

x

Kacang tanah tumbuh diantara cabe dan kacang panjang.

 

Kami menjadi mengenal jenis tanaman yg membuat gatal di kulit.

Closing

Kami menikmati kerja pagi berkebun. Sebungkus gatot manis sudah disiapkan di sela-sela matun. Rasanya enak makan di kebun. Cuci tangan dari sebotol air, langsung hap. Mungkin justru di situ letak seninya. Pernah baca sih, sedikit kandungan tanah adalah baik untuk pencernaan. Nah!

d

 

 

 

 

Kolang-Kaling Biru Bunga Telang

Selalu suka dengan kolang-kaling, atau biasa disebut buah atap, yaitu biji pohon Aren (Arenga pinnata). Hidangan wedang ronde akan ditambahkan kolang-kaling warna merah atau hijau. Kali ini kami tawarkan kolang-kaling warna biru.

Kutipan info kolang-kaling dari Wiki. Makanan diet, penghilang nyeri sendi, kandungan kalsium setara tulang sapi (emang kita makan tulang sapi haha), pelancar BAB (testimoni beberapa konsumen kami).

Kandungan karbohidrat yang dimiliki kolang kaling bisa memberikan rasa kenyang bagi orang yang mengonsumsinya, selain itu juga menghentikan nafsu makan dan mengakibatkan konsumsi makanan jadi menurun, sehingga cocok dikonsumsi sebagai makanan diet.[4]Kolang-kaling juga bermanfaat untuk mengobati nyeri sendi dan mengandung kalsium sama dengan tulang sapi.[5] Kandungan mineral seperti protasium, iron, kalsium mampu menyegarkan tubuh dan memperlancar proses metabolisme tubuh.

Birunya cakep lho. Pewarna alam pulak. Biru dari si biru bunga telang.

Kolang-kaling biru, alpukat, tape dan parutan coklat* (kiriman kawan dari Makasar, asli coklat tanpa tambahan lain). Untuk siang yg panas di negri tropis. Salam dari Warung Martani Prambanan.

Resep:

Rebus 9 bunga telang dengan dua gelas air. Tambahkan kolang-kaling. Biarkan sampai kolang-kaling empuk, sekitar 15 menit. Matikan kompor. Biarkan setengah jam sampai warna biru meresap ke dalam kolang-kaling.

Ambil kolang-kaling biru, alpukat, tape. siram air santan kental. Tambahkan gula cair dan es jika suka. Hidangkan.

.

*Pak De Peni. Ini coklat kirimannya sudah dipakai. Salah-satunya untuk taburan es buah kolang-kaling. Coklat yg bener tuh memang rasanya pahit. Yang manis tuh gula, krim dan campuran susu yg kadang-kadang berlebihan. Asiknya punya temen yg mendampingi petani coklat. Terimakasih.

Tertarik bunga telang kering dan coklat murni? Untuk pemesanan es buah kolang-kaling, bisa melakukan reservasi di warung pecel Prambanan. Tiga km dari Candi Prambanan. Reservasi dulu yah.

Kontak Yusup 0813.1780.5953 untuk detil info dan pemesanan produk Martani.

Kohe – Kotoran Hewan

Pupuk kandang biasa disingkat ‘kohe’ (kotoran hewan) ternyata bisa juga difermentasi. Lah kirain kombucha sama yogurt aja yg biasa difermentasi. Kohe juga ternyata bisa lho.

Ini resep dari Pak Wardiyono tentang fermentasi kohe.

Ditumpuk rata dengan ketebalan kira- kira 20 cm kemudian ditaburi dolomid bisa ditambah bekatul terus disiram dengan air campuran  tetes ,dekomposer, dan air kemudian diaduk hingga rata kemudian ditutup dengan terpal atau bahan lain yang ada disekitar. Setelah ditutup dibiarkan setiap Minggu diaduk lagi setelah 3 kali adukan pupuk sudah siap diaplikasikan.

Siapa Mas Wardiyono? Beliau adalah salah-satu petani Beras Sehat Martani. Bersama Kelompok Tani dan Sanggar Kebangsaan di Desa Trucuk, Klaten, beliau memproduksi beras sehat, bunga rosela dan bunga telang.

Menemani Pak Sukiman, salah-satu anggota kelompok tani, memanfaatkan kotoran ternaknya diproses menjadi pupuk untuk mencukupi kebutuhan tanaman padi di lahannya sendiri.

Ingin memperdalam pengetahuan tentang pembuatan pupuk kandang? Mas Wardiyono menyediakan waktunya untuk berbagi soal pupuk kandang dan pengolahan lahan ramah lingkungan yg selama ini sudah dipraktekkan di Trucuk, Klaten.

Jika ingin mengenal sosok petani Mas Wardiyono, berkenan kontak facebook beliau di alamat link berikut: https://www.facebook.com/profile.php?id=100005130228022.

Kontak Yusup 0813.1780.5953 untuk detil info dan pemesanan produk Martani.

Musim Rambutan 2017

Tahun 2017 diterima sebagai musim tanpa minim buah. Banyak orang mengeluh pohon rambutan, durian, mangga tidak berbuah karena perubahan iklim. Kemarau basah itu istilah yg biasa didengar di percakapan warung kopi. Musim kemarau tetapi tiba-tiba turun hujan beberapa hari. Ini menjadikan bunga yg baru muncul, gugur.

Walau rambutan tidak berbuah tapi jengkol tetap berbuah. Musim jengkol di daerah Sumatera bagian selatan terjadi pada bulan Juli.

Pohon rambutan tetangga berbuah tidak lebat pada bulan Februari. Musim rambutan tahun lalu, kami mendapat limpahan 4-5 karung panen buah rambutan kiriman seorang kawan.

Kami mengolah rambutan berlimpah menjadi minuman fermentasi baik menggunakan kombucha maupun ragi. Banyak orang menyukai olahan minuman rambutan. Rasa segarnya sangat khas.

Uwi Ungu Bukan Ubi Ungu

Uwi ungu (Dioscorea alata) Sumber Pangan dan Pengobatan, tulis sebuah artikel. Tidak berlebihan. Banyak umbi dan tanaman lokal kita adalah sumber pangan keseharian kita, sekaligus memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan.

Uwi ungu (purple yam) sudah jarang ditemukan bahkan di perdesaan. Di Desa Tamanmartani tempat kami tinggal, tidak banyak petani yg menanam jenis umbi ini. Si Mbah suatu hari membawa sebonggol besar uwi ungu ke Pawon Martani. Panen dari tempat kerja anaknya, katanya yg seorang pekerja bangunan – membangun membuat pondasi di atas lahan pekarangan.

 

Uwi ungu dipotong, cuci, kukus. Uwi yg tua akan mempur saat dibelah, rasa pulen patinya menyatu di mulut. Biasanya dimakan untuk sarapan atau cemilan bekal pergi ke sawah.

Sarapan uwi, siang makan nasi, malam makan mie sayur (less gluten), begitu saran seorang dosen ahli pangan. Perbedaan jenis karbo sangat baik untuk usus, memperpanjang umur tambahnya.

Kami menanam dua buah tunas uwi ungu di halaman Limasan Martani pada Mei 2017, merambat ke pohon rambutan. Bahkan batang rambatannya juga berwarna semburat ungu, yg membedakannya dengan uwi putih. Ayo berkebun!

Link uwi ungu:

http://akucintanusantaraku.blogspot.co.id/2015/02/uwi-umbi-ungu-yang-langka-dan.html

Kuda pun Minum Jamu

Omah jaran / kuda disebut gedhongan. Ada juga yg bilang kestalan. Basa Jawa memang punya banyak kosa kata dan dialek tamabahan di setiap daerah yg beda-beda. Menunjukkan kekayaan budaya daerahnya.

Kestalan yg sama …..

Kesalahan yg sama haha bahasa plesetan anak gahul

Cerita soal kuda. Di belakang Limasan Martani Tulung, pas saat buka pintu pawon dapur, ada kestalan ini. Sebagian ternak sapi sudah pindah ke kandang bersama dekat Kali Opak sebrang Jalan Pakem – Kalasan sana. Kandang kuda ini masih bertahan di sini entah bagaimana ceritanya – memberikan pemandangan menenangkan kestalan serasa di dalam lukisan, menikmati suara wrrrrrkkkkkkk dengusan sang kuda di malam hari, semilir taik kuda juga hihihi melengkapi suasana perdesaan.

Kami menggunakan taik kuda untuk campuran media tanaman di polibag, cabe, tomat, rosela, bunga telang, kenikir, bunga wijayakusuma, kacang koro, belimbing wuluh, daun pandan, daun sereh, lemongrass, papaya, tumbuh baik – pohon cabe agak kerdil kurang matahari kayaknya. Setelah dipindah, bisa lah untuk buat sambal harian.
Sebulan sekali, sang kuda diberi ramuan jamu telur ayam kampung. Dua buah telur, dipecahkan masukkan ke sepotong bambu menjadi seperti gelas, siap dimasukkan ke mulut kuda. Tidak pas sudut pengambilan potonya. Yang menarik saat mulut sang kuda diikat bagian atas rahangnya, si ibu bertugas menarik memberi kesempatan gelas bambu berisi telur bisa dimasukkan. Glek geek glek. Sambil si ibu menyiapkan dua telur berikutnya, sebuah piring plastik ditandahin di bawah mulut kuda agar tetesan sisa telur masih bisa dimasukkan lagi dicampur batch berikutnya.
Dimana letak organik atau kaitan dengan pangan sehatnya nih cerita kestalan? Potongan cerita di perdukuhan Tulung Kalasan tempat kami tinggal saat ini. Melengkapi sebuah cerita kehidupan di desa tempat padi, sayuran, sapi diproduksi. Bagian dari mengenal desa secara utuh.
Ayo main ke desa. Mengenali petani, peternak, artisan lokal.