Kohe – Kotoran Hewan

Pupuk kandang biasa disingkat ‘kohe’ (kotoran hewan) ternyata bisa juga difermentasi. Lah kirain kombucha sama yogurt aja yg biasa difermentasi. Kohe juga ternyata bisa lho.

Ini resep dari Pak Wardiyono tentang fermentasi kohe.

Ditumpuk rata dengan ketebalan kira- kira 20 cm kemudian ditaburi dolomid bisa ditambah bekatul terus disiram dengan air campuran  tetes ,dekomposer, dan air kemudian diaduk hingga rata kemudian ditutup dengan terpal atau bahan lain yang ada disekitar. Setelah ditutup dibiarkan setiap Minggu diaduk lagi setelah 3 kali adukan pupuk sudah siap diaplikasikan.

Siapa Mas Wardiyono? Beliau adalah salah-satu petani Beras Sehat Martani. Bersama Kelompok Tani dan Sanggar Kebangsaan di Desa Trucuk, Klaten, beliau memproduksi beras sehat, bunga rosela dan bunga telang.

Menemani Pak Sukiman, salah-satu anggota kelompok tani, memanfaatkan kotoran ternaknya diproses menjadi pupuk untuk mencukupi kebutuhan tanaman padi di lahannya sendiri.

Ingin memperdalam pengetahuan tentang pembuatan pupuk kandang? Mas Wardiyono menyediakan waktunya untuk berbagi soal pupuk kandang dan pengolahan lahan ramah lingkungan yg selama ini sudah dipraktekkan di Trucuk, Klaten.

Jika ingin mengenal sosok petani Mas Wardiyono, berkenan kontak facebook beliau di alamat link berikut: https://www.facebook.com/profile.php?id=100005130228022.

Kontak Yusup 0813.1780.5953 untuk detil info dan pemesanan produk Martani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *