Uwi Ungu Bukan Ubi Ungu

Uwi ungu (Dioscorea alata) Sumber Pangan dan Pengobatan, tulis sebuah artikel. Tidak berlebihan. Banyak umbi dan tanaman lokal kita adalah sumber pangan keseharian kita, sekaligus memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan.

Uwi ungu (purple yam) sudah jarang ditemukan bahkan di perdesaan. Di Desa Tamanmartani tempat kami tinggal, tidak banyak petani yg menanam jenis umbi ini. Si Mbah suatu hari membawa sebonggol besar uwi ungu ke Pawon Martani. Panen dari tempat kerja anaknya, katanya yg seorang pekerja bangunan – membangun membuat pondasi di atas lahan pekarangan.

 

Uwi ungu dipotong, cuci, kukus. Uwi yg tua akan mempur saat dibelah, rasa pulen patinya menyatu di mulut. Biasanya dimakan untuk sarapan atau cemilan bekal pergi ke sawah.

Sarapan uwi, siang makan nasi, malam makan mie sayur (less gluten), begitu saran seorang dosen ahli pangan. Perbedaan jenis karbo sangat baik untuk usus, memperpanjang umur tambahnya.

Kami menanam dua buah tunas uwi ungu di halaman Limasan Martani pada Mei 2017, merambat ke pohon rambutan. Bahkan batang rambatannya juga berwarna semburat ungu, yg membedakannya dengan uwi putih. Ayo berkebun!

Link uwi ungu:

http://akucintanusantaraku.blogspot.co.id/2015/02/uwi-umbi-ungu-yang-langka-dan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *