Batik Bayat Pewarna Alam

Pendi namanya. Berasal dari Bayat, Klaten. Ibunya adalah pencanting batik sejak beliau gadis. Pendi pernah bekerja menjadi pembatik topeng kayu di sebuah workshop tetangganya. Saat ini sedang memperdalam kembali batik tulis dengan pewarna alam.

Agar tidak mencemari lingkungan, katanya sambil tetap tersenyum. Itu alasan kenapa mendalami pewarna alam.

Pada awalnya, pola yg dibuat mengikuti pakem membatik yg baku. Seiring berjalannya waktu, Pendi mulai berkespresi dengan gambar jenis baru. Ekspresi seorang seniman tidak bisa diwadahi hanya terbatas oleh aturan-aturan kaku.

 

 

 

 

Kreativitas anak-anak Bayat termasuk Pendi, diwujudkan dalam lukisan-lukisan dinding penuh sentilan kehidupan. Bisa dilihat di angkringan pas pojokan Desa Bayat. Selain dikenal sebagai Desa Wisata Batik, Bayat juga dikenal sebagai tukang angkringan. Mungkin 50% laki-laki penduduk Desa Bayat ngangkring istilah mereka. Menrantau di sekitara Jogja, Solo untuk berjualan angkringan.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *